Burung Yang Malang

Burung merupakan makhluk yang sangat unik. Mereka sangat mengasihi pasangannya kemanapun sang istri pergi, sang suami selalu mengikutinya. Mereka menjadi pasangan hidup yang cukup lama, saling menyayangi dan setia tidak seperti kita manusia. Ketika tiba musim perkawinan, mereka mulai mendirikan sarang.

Burung Yang Malang

*Pernahkah anda melihat sepasang burung yang sedang membuat sarang? Sebelumnya mereka menentukan lokasi yang mereka anggap paling tepat. Setelah mendapatkannya, barulah mereka mulai mengerjakan proses pembuatan sarang. Mereka pergi kian kemari untuk mendapatkan rumput kering, daun-daun kering, ranting-ranting pohon, akar-akar, dsb. Ratusan kali mereka datang dan pergi mencari bahan pembuat sarang tersebut untuk dibawa ke lokasi yang sudah mereka pilih sebelumnya.

Setelah pekerjaan yang melelahkan itu berakhir, sarang mereka pun telah siap. Sekarang, tiba saatnya bagi sang betina untuk bertelur. Ketika telur-telurnya keluar, sang betina mengerami telur itu hingga mereka menetas. Tugas sang jantan pada saat itu adalah mencari makan bagi istrinya dan menjaga sarang mereka dari bahaya.

Pada saat telur-telur itu menetas, sarang mereka menjadi sangat ramai. Kamu tahu mengapa? Anak-anak mereka lapar dan perlu makan. Sang jantan sedang berusaha menarik seekor cacing yang dia temukan di pinggir jalan, tetapi tiba-tiba sebuah mobil datang dan menghantam tubuhnya. Dia mati saat itu juga. Istrinya datang untuk menolongnya, tetapi semuanya sudah terlambat. Sang betina yang malang harus berusaha sendiri mengurus dan mencari makan untuk anak-anaknya.

Dia begitu sedih dan segera kembali ke sarangnya. Tapi celaka, dia terlalu hanyut dengan kesedihannya hingga dia tidak menyadari kehadiran seekor ular di belakangnya Ular itu berhasil menelan sang betina. Tangisan anak-anaknya terdengar semakin keras. Mereka lapar tetapi kedua orang tuanya tak kunjung datang membawa makanan bagi mereka. Burung-burung yang lain terbang kian kemari, tetapi tak satu pun dari dari mereka yang mau memberinya makanan.

Situasi seperti inilah yang sekarang sedang terjadi dalam kehidupan manusia. Hanya kita, agen-agen asuransi yang bisa menyediakan makanan dan perlindungan bagi keluarga yang ditinggalkan. Bukankah kita ini mempunyai pekerjaan yang sangat mulia?

Sumber : usahapintar.blogspt.com
Diposting oleh — Selasa, 05 Juli 2011

Belum ada komentar untuk "Burung Yang Malang"

Tambahkan komentar anda :