Bilik 9 Warnet Solonet Kini �Angker�

Lantaran disebut-sebut sebagai tempat singgah Ahmad Yosepa Hayat alias Ahmad Abu Daud, sebelum melakukan aksi bom bunuh diri di Gereja GBIS Kepunton Dusun Kepunton Kelurahan Tegalharjo Kecamatan Jebres Solo, Warnet Solonet kini menjadi sepi pengunjung.

Bilik 9 Warnet Solonet
Bilik 9 di Warnet Solonet yang sempat dipakai 
Hayat browsing situs jihad sebelum bunuh diri dengan bom

Dari 14 bilik yang tersedia, sekarang hanya tiga bilik yang terisi. Bahkan bilik nomer 9, yang terakhir dipakai Hayat untuk browsing, kini menjadi �angker� karena dilarang polisi untuk digunakan.

Warnet Solonet terletak di Jalan Arifin 129 hanya berjarak 150 meter dari lokasi ledakan bom bunuh diri di Gereja GBIS Kepunton, Dusun Kepunton, Kelurahan Tegalharjo, Kecamatan Jebres. �Pasca terjadinya bom bunuh diri, kini warnet jadi sepi pengunjung. Dari pagi sampai sore ini (kemarin), belum ada 10 pengunjung,� kata Yuwono Tri Raharjo (37), penjaga warnet.

Padahal biasanya, lanjut warga RT 2 RW 12 Jagalan ini, pengunjung sampai harus mengantri karena 14 bilik yang ada penuh terpakai. Keramaian terutama terjadi saat jam pulang sekolah.

Sebab di sekitar lokasi warnet memang terdapat sejumlah sekolah SMP dan SMA/SMK. Hari itu, Yuwono pun terlihat lebih banyak menganggur dan asyik bermain komputer. �Tapi tadi benar-benar sepi, tak seperti hari-hari biasanya,� kata pria berkumis tipis ini.

Sambil duduk menghadap ke komputer di meja operator, pria yang akrab disapa Yun ini mengaku penurunan pengunjung mencapai 70 persen. Hari itu, ia yang berjaga shift I dari jam 08.00 hingga 16.00 hanya mendapatkan pemasukan Rp 28 ribu. Padahal normalnya, setiap shift pemasukan mencapai sekitar Rp 200 ribu. �Mungkin ini terjadi akibat kabar pelaku bom pernah masuk di sini, jadinya pengunjung takut,� katanya.

Sumber : surya.co.id
Diposting oleh — Senin, 26 September 2011

Belum ada komentar untuk "Bilik 9 Warnet Solonet Kini �Angker�"

Tambahkan komentar anda :