Torres dan Kegagalan Memalukan di Depan Gawang

Fernando Torres tampil cepat dan gesit. Mendapat umpan terobosan dari tengah lapangan, penyerang Chelsea itu berlari kencang dan dengan piawai mengecoh kiper Manchester United, David de Gea. Tinggal berhadapan dengan gawang yang kosong, penyerang 27 tahun itu segera menendang bola dengan kaki kanannya. Tapi ...ouw!... bola itu gagal bersarang di gawang. Tendangan penyerang asal Spanyol tersebut melebar di kanan gawang. Seperti tak percaya, Torres pun menyungkur sambil memegangi kepalanya.


Kejadian pada menit ke-83 dalam pertandingan di Old Trafford, Ahad lalu, itu menjadi tamparan buat Torres, yang sebelumnya mampu mencetak gol untuk mengecilkan ketinggalan timnya jadi 1-3. Ia bisa mengakhiri paceklik golnya dan menyarangkan gol keduanya dalam 24 laga untuk The Blues. Sayang, nilai gol itu seperti sirna oleh gol yang gagal tercipta.

"Kegagalan terburuk sepanjang sejarah," tulis Daily Mirror tentang kejadian itu. "Bagaimana mungkin kamu luput, Torres?" demikian Dailymail, dalam tulisannya yang disertai video kejadian.

Pelatih MU, Sir Alex Ferguson, semula yakin Torres akan bisa mencetak gol saat itu. "Saya pikir itu seharusnya jadi gol. Itu kegagalan yang buruk, karena ia memiliki begitu banyak waktu," kata pelatih asal Skotlandia tersebut.

Pelatih Chelsea, Andre Villas-Boas, membela penyerangnya itu. Ia pun menunjuk Wayne Rooney, yang juga gagal mencetak gol dari penalti pada laga tersebut. "Hal buruk terjadi pada para penyerang terbaik di dunia, hari ini terjadi pada keduanya," katanya.

Suporter Chelsea banyak yang tak puas, tapi tak semuanya mencerca. Salah seorang suporter Chelsea, dalam laman resmi mereka, Vitalfootbal, justru mengirim "surat cinta" terbuka kepada mantan pemain Liverpool tersebut. Di dalamnya, sang suporter justru mengucapkan selamat datang lagi kepada Torres, yang dianggap telah terlahir kembali.

Dalam laga di Old Trafford itu--juga saat Chelsea mengalahkan Bayer Leverkusen (2-0) di Liga Champions--Torres dianggap sudah mampu kembali menunjukkan kehebatannya, seperti saat masih di Liverpool. "Hari ini kamu terlihat sangat tajam. Kamu begitu hidup di depan dan golmu pun sangat berkelas. Itu sempurna dan menggarisbawahi bakat alamiahmu," demikian isi surat tersebut. "Dan, mari bicara soal 'kegagalan itu'. Kamu telah melakukan hal hebat, bahkan untuk bisa mencapai posisi itu. Gerakan dan visimu sangatlah mengagumkan."

Kegagalan mencetak gol dalam laga melawan MU itu akan memberi beban tambahan bagi Torres. Ia dibeli Chelsea dari Liverpool pada Januari lalu, setelah menunjukkan ketajaman luar biasa bersama klub tersebut. Harganya yang 50 juta pound sterling membuat dia menjadi pemain termahal di Liga Inggris. Tapi, sepanjang paruh musim lalu, ia hanya bisa mencetak satu gol. Musim ini Torres juga baru bisa menyumbangkan satu gol dalam enam laga.

Terry Venables, mantan pelatih tim nasional Inggris, yakin Torres akan bangkit. Ia juga tak setuju terhadap saran agar Chelsea meminjamkan pemain ini untuk mengurangi beban. "Di luar tampilannya akhir-akhir ini, ia adalah pencetak (gol) yang sudah terbukti kemampuannya. Ia baru 26 tahun dan memiliki kemampuan untuk menemukan kembali aksi terbaiknya," katanya.

Sumber : bola.tempointeraktif.com
Diposting oleh — Rabu, 21 September 2011

Belum ada komentar untuk "Torres dan Kegagalan Memalukan di Depan Gawang"

Tambahkan komentar anda :